Ia mengajarimu melangkah dan berjalan, tapi engkau berlari ketika ia memanggilmuIa membelikanmu pensil warna-warni, tapi engkau corat coret tembok rumahIa membelikanmu baju2 indah berwarna, tapi engkau buat main dikubanganKetika Mulai Sekolah
Ia mengantarmu sampai didepan sekolah, tapi engkau menangis tidak mau sekolahIa membelikanmu es krim disekolah, tapi engkau tumpahkan dan mengotori seluruh bajumuIa membayari uang kursusmu, tapi engkau sering bolos dan malas belajarKetika Remaja
Ia mengantarmu ke ulang tahun temanmu, tapi engkau melompat dari mobil tanpa memberi salamIa mengantarmu nonton dengan teman2mu, tapi engkau minta ia duduk di barisan lainIa membayar biaya liburanmu ke Bali, tapi engkau tak pernah menelponnya selama berada di BaliIa pulang kerja dan ingin memelukmu, tapi engkau mengunci pintu di kamarIa menunggu telpon yang penting dirumah, tapi engkau pakai telpon non-stop sepanjang hariIa terharu ketika kamu lulus SMA, tapi engkau pergi berpesta dengan teman2muKetika Dewasa
Ia bertanya :”Darimana saja seharian?” Tapi engkau menjawab : ”Cerewet amat sih mau tahu urusan orang aja”Ia memelukmu haru ketika lulus kuliah, tapi engkau bertanya :”kapan aku bisa jalan2 ke luar negeri ?”Ia bertanya kepada tunanganmu tentang rencana masa depan kalian, tapi engkau mengeluh : ”Ngapain sih nanya2 kayak gitu”Ia membantu membiayai pernikahanmu, tapi setahun kemudian engkau pindah ke kota lain dan jarang menelponnyaIa memberi nasehat bagaimana merawat bayi, tapi engkau berkata : ”Sekarang jamannya sudah lain”Ia menelpon memberitahu ulangtahun nenekmu, tapi engkau berkata : ”Aku sebuk sekali, nggak bisa datang”
Ketika bangun tidur, ingatkah engkau pada ibumu ?
Ketika makan, ingatkah engkau pada ibumu ?
Ketika jalan-jalan, ingatkah engkau pada ibumu ?
Ketika mau tidur, ingatkah engkau pada ibumu ?
Ketika berdoa, ingatkah engkau pada ibumu ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar